[tutorial] Cara Mengirim Isi Form ke Whatsapp

Selama ini kita sudah ketahui bersama bahwa mengirim pesan WA dapat lewat web atau lewat URL. Lebih tepat nya lewat http://api.whatsapp.com/send?phone=628975835238&text=Assalamualaikum%20mas%20usman .
Namun cara ini punya banyak keterbatasan, diantaranya…

  1. hanya bisa jalan jika menggunakan google chrome
  2. bagaimana kalo yang dikirim text nya dari suatu form
  3. loading yang cukup lama ketika mau mengirim pesan di api.whatsapp.com

Nah kali ini saya akan membeberkan rahasia dahsyat cara mengirim pesan whatsapp lewat form secara instan tanpa coding… serius tanpa coding. Saya jamin tanpa coding… kalau sampai coding Anda boleh datengi rumah saya (sambil bawa oleh2) untuk komplain… haha

oke kembali ke laptop… jadi ceritanya kita punya form lalu ingin agar auto sent ke WA isi form tersebut. Caranya cukup mudah… anda hanya perlu :

  1. install plugin wordpress woowa dari http://woo-wa.com
  2. buat form
  3. setting plugin
  4. submit form

oke kita jabarkan

1. Install plugin woowa

pastikan web anda menggunakan wordpress jika bukan maka skip sampe bawah lalu klik share. kemudian kunjungi https://woo-wa.com untuk mendapatkan plugin woowa. Anda juga dapat mencoba berbagai demo disana.

woowa whtasapp gateway notifier api

Setelah mendaftar dan dapat akun sebagai member. Login masuk ke member area dan klik menu DOWNLOAD & UPDATE dan klik download.zip

woowa download page

Setelah di download install plugin tersebut di menu plugins > Add New klik Upload Plugin lalu Browse

Setelah itu active plugin itu di menu installed plugins dengan cara klik active. Oke sekarang plugin sudah berhasil active. selanjutnya kita perlu untuk setting konfigurasi agar dapat kita gunakan.

untuk selanjutnya akan kita setting plugin ini pada step 3. sebelum itu kita bikin dulu form yang akan kita gunakan untuk kirim ke WA.

2. Membuat Form

untuk membuat form dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Diantaranya dengan memakai plugin Contact Form 7 (CF7), elementor atau caldera Form dan lain nya. Kita coba dengan CF7. pertama install lewat plugins > add new . Search plugin Contact Form 7 lalu install dan activate.

contact form 7 install plugin

lalu klik menu Contact > add new dan buat form sesukamu.

PENTING!! jangan lupa tambahkan field no telp atau semisalnya agar di kirim ke nomor tujuan dan tombol submit tentunya. Kalau sudah klik save maka akan muncul shortcode. Contoh nya seperti ini
[contacts-form-7 id="296" title="Test Send WA via Woowa" html_id="contact-form-1234"] lalu copas. o iya saya tambahkan html_id="contact-form-1234" (khusus cf7) agar form nya ada id nya. karena id ini wajib ada untuk deteksi di plugin woowa. Bagi yang memakai selain cf 7 silahkan disesuaikan.

paste shortcode tadi di page. Klik pages > Add New lalu paste di textarea dan kasih judul form. Jika sudah maka save.

Lalu untuk lihat hasil nya klik View Page . Berikut contoh form yang berhasil dibuat dengan url yang terbentuk adalah http://qodrbee.com/online/test-form-send-wa-via-woowa/. Url ini akan kita pakai ketika setting nanti.

Oke form sudah jadi maka kita lanjutkan agar form ini terintegrasi dengan woowa, sehingga ketika di submit pesan akan terkirim ke Whatsapp.

3.Setting Plugin

Setelah mendapat license dari woo-wa.com masuk ke dashboard my.woo-wa.com untuk link WA Anda ke woo-wa sehingga terkoneksi. Setelah berhasil login di dashboard my.woo-wa.com klik add domain untuk menambah domain anda dan kli link WA untuk mengkoneksikan WA anda dengan woowa.

ketika link akan muncul popup untuk scan qr code, tunggu sampai qr code ter-load. setelah itu scan qr code menggunakan hp Anda yg terinstall whatsapp. klik pojok kanan atas pada aplikasi whatsapp pilih web whatsapp. jika masih bingung lihat video yg ada di samping qrcode pada popup.

Jika sudah scan qr code pastikan bahwa status link WA anda authenticated caranya klik more pilih check dan tunggu sampai statusnya keluar.

ada juga fungsi lain di pilihan more yg bisa anda coba-coba. seperti screnshot untuk melihat layar status WA Anda. Oke selanjutnya setting pada plugin woowa pada wordpress.

Pertama pastikan plugin woowa sudah terinstall. Jika belum lihat step 1
lalu klik menu Woowa Premium > woocommerce klik tab license lalu masukan license yang di dapat dari woo-wa.com

setelah activated license maka anda bisa menggunakan plugin ini. Untuk keperluan send form to WA pilih menu Custom Form lalu klik Add Custom Form masukan judul/ title form nya, terserah saja. Lalu klik Add Form, akan muncul accordion template form, pada sebelah kanan switch on untuk mengaktifkan template.

selanjutnya masukan url form yang tadi (step 2) sudah kita bikin. Url tadi misalnya http://qodrbee.com/online/test-form-send-wa-via-woowa/ lalu klik scan

setelah scan form by url akan di dapat data-data field name dan id. Masukkan form id dan phone number field seperti gambar. Anda juga bisa menyusun kalimat yang dirangkai dengan memakai field yang tersedia. Jika sudah klik save.

4. Submit Form

buka form dan isi field nya lalu submit

Setelah di submit cek WA seharusnya ada yang masuk seperti ini

selamat anda telah berhasil mengirim pesan dari form ke Whatsapp secara instan.

5. Ringkasan

untuk mengirim WA ini diperlukan

  • form yang ada id, field no telp dan tombol submit
  • form dapat dibuat dengan apa saja yang penting syarat di atas terpenuhi
  • form tidak di generate oleh ajax/javascript tp murni html css
  • scan url form dengan plugin woowa untuk mendapatkan id dan name field
  • buat template sesuai kebutuhan dan isi form id dan field name no hp
  • pastikan whatsapp Anda sudah terkoneksi dengan woowa.com

 

6. Demo

Demo : http://qodrbee.com/online/test-form-send-wa-via-woowa/

7. Konsultasi

Feel free to ask me at ztoro.code@gmail.com
or WA 08975835238
or Telegram @ztorocode

[Free Ebook] Artificial Intelligence with Python – Prateek Joshi

 

Artificial Intelligence with Python

Artificial Intelligence with Python

Free ebook Artificial Intelligence with Python ebook
Prateek Joshi – Jan 2017

446 pages

What will you learn

  • Step into the amazing world of intelligent apps using this comprehensive guide
  • Enter the world of Artificial Intelligence, explore it, and create your own applications
  • Work through simple yet insightful examples that will get you up and running with Artificial Intelligence in no time

Read free subscribe trial here

read more article about technology here

Top 11 Fitur Baru di Ubuntu 19.04 Disco Dingo

Hi gaess, tau g ubuntu 19.04 rilis kemaren lo…. tepatnya tanggal 18 April 2019. Berita super buat para pecinta linux terkhusus ubuntu, distro seribu umat.. hihi.

Ubuntu 19.04 codename Disco Dingo rilis tentunya bukan tanpa apa2, namun ada sesuatu yang wow dan baru dan pembaruan. Simak video berikut ini untuk melihat fitur apa aja yang cool abizzz.. hehe

Sudah liat video nya? coba kita bredel one by one top fitur nya.

1. Default Wallpaper

wallpaper ubuntu 19.04

yang pengen download klik tombol ini ya gaes

2. The default Yaru theme supports lebih banyak aplikasi

Salah satu fitur utama Ubuntu 18.10 adalah tema default baru yang mengkilap bernama Yaru. Namun, tema tersebut tidak mendukung ikon untuk sejumlah aplikasi pihak ketiga. Ikon reguler dari aplikasi ini tidak menyatu dengan tema lainnya.

Nah, Yaru sekarang diperluas dan mendukung lebih banyak aplikasi pihak ketiga. Seperti yang dapat Anda lihat pada gambar di bawah ini, semuanya terlihat jauh lebih cantik sekarang:

ubuntu 19.04 yaru themes

3. GNOME 3.32

GNOME 3.32 adalah default desktop environment di Ubuntu 19.04. Sementara GNOME 3.32 memiliki banyak fitur baru, Anda tidak akan mendapatkan semuanya dalam versi khusus GNOME yang disediakan oleh Ubuntu.

Sebagai contoh, fractional scaling untuk fitur HiDPI dari GNOME 3.32 masih tersembunyi di Ubuntu 19.04. Peningkatan GNOME juga tidak ada di Ubuntu Software Center. Ikon dan tema jelas diganti oleh Yaru kustom themes Ubuntu sendiri.

Ubuntu 19.04 mempertahankan beberapa fitur dari versi GNOME sebelumnya seperti global app menu. Beberapa fitur lain sebenarnya dari GNOME 3.32.

4. Application permission control

Jika Anda menggunakan smartphone Android / iOS, Anda mungkin mengetahui per-application based permission control. GNOME 3.32 membawa kontrol ini ke desktop Ubuntu.

Anda dapat melihat aplikasi mana yang memiliki akses ke resource apa pada sistem Anda. Anda dapat mengizinkan(allow) atau menolak (deny) akses ke resource tertentu.

ubuntu 19.04 application permission control

5. Sedikit improvements pada Terminal app

Ada beberapa perubahan kecil pada tampilan terminal default di Ubuntu 19.04. Opsi tab baru lebih menonjol dengan tombol pencarian.
ubuntu 19.04 terminal improvement

6. Live patching gets the highlight

Ubuntu baru-baru ini memperluas opsi tambalan langsung ke pengguna desktop. Dengan patch langsung, Anda tidak perlu me-restart sistem Anda setelah update kernel.

Anda dapat mencarinya opsi live patching disorot di Ubuntu 19.04 pada menu tab khusus di software & update.
ubuntu 19.04 live patch

7. Granular control on the Night Light

Night Light bukan fitur baru di desktop GNOME. Namun, sekarang Anda dapat menyesuaikan ‘warmness‘ atau intensitas night light sesuai keinginan Anda.
ubuntu 19.04 night light

8 .Revamped audio settings

setting audio lebih fresh

ubuntu 19.04 audio setting

9. Linux Kernel 5.0

Ubuntu 19.04 menggunakan Linux Kernel 5.0 harapannya dukungan terhadap hardware lebih baik terutama pada graphics card.

10. Mesa 19.0

Kabar gembira bagi AMD users, Open Source graphics library Mesa naik versi 19 di Ubuntu 19.04. Monggo dicoba

11. Under the hood performance improvement

Peningkatan di Ubuntu 19.04 mungkin tidak dapat Anda lihat namun pasti dapat anda merasakan. Scrolling dan window snapping lebih halus. File di indeks (indexing) jadi pencarian file dalam pencarian GNOME lebih cepat sekarang.

Upgrade to Ubuntu 19.04

Pertama tama, periksa versi Ubuntu yang Anda gunakan. Jika Anda menggunakan Ubuntu 18.10 Cosmic Cuttlefish, Update ke Ubuntu 19,04 pastikan koneksi internetnya baik. Ubuntu 18.10 rilis jangka pendek dan akan berakhir pada Juli 2019 jadi segera upgrade ke 19.04

Ubuntu 19.04 adalah rilis dengan dukungan jangka pendek dan akan didukung hingga Januari 2020. Jika Anda menggunakan Ubuntu 18.04 LTS yang akan didukung hingga 2023, Anda harus melewati rilis ini. Anda tidak dapat update langsung ke 19.04 dari 18.04. Anda harus update ke 18.10 pertama lalu ke 19,04. Itu memakan waktu dan tidak disarankan untuk melompat dua versi seperti ini. Anda dapat menginstal ulang Ubuntu dan mengganti 18.04 dengan 19.04.

Karena 19.04 masih beta dalam pengembangan, disarankan jangan di gunakan dulu di mesin production lebih baik di Virtualbox atau VMWare.

Download Ubuntu 19.04 sekarang